Idul Fitri 2018 Jatuh Pada Tanggal

masbibit.com

Idul Fitri 2018 Jatuh Pada Tanggal, Idul Fitri adalah momen besar atau hajatan tahunan masyarakat Indonesia terutama umat Islam. Idul Fitri adalah puncak perayaan umat muslim merayakan hari besarnya, setelah 30 hari melaksanakan puasa Ramadhan maka Idul Fitri merupakan keberkahan umat islam dan kerkahannya bisa dirasakan semua pihak.
Momen yang ditunggu menjelang idul fitri dari semua kegiatan buat pekerja adalah turunnya uang THR (tunjngan Hari Raya) yang besarnya 1 kali gaji. Dari uang-uang THR maka berputarlah roda ekonomi rakyat Indonesia. Bisa di bayangkan kan kalo satu orang itu biasanya beli 1 baju baru, sendal/ sepatu baru, celana baru dan menyiapkan uang THR (angpau) untuk orangtua, sodara, ponakan dan kerabat. Dan pengluaran ini keluarnya secara bersamaan yaitu menjelang Idul Fitri. Jadi bisa di bayangkan berapa banyak uang berputar di pasar dan kantong kita. Bisa di katakan uang lebaran cuma numpang lewat bagi mereka yang jadi pekerja.
Lain halnya buat pedagang, baik muslim maupun non muslim merasakan peningkatan omzet saat Idul Fitri. Berkahnya Bisa buat hidup setahun lagi. Ada Istilah yang cukup populer menjelang Idul Fitri “Uang hasil kerja 11 bulan habis buat 1 minggu” ini buat mereka yang kerja. Lain lagi “Jualan 1 bulan Ramdhan cukup buat hidup 11 bulan” ini buat pedagang yang merasakan berkahnya Idul Fitri.

masbibit.com

Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk pergi ke kampung halaman atau istilah populernya “MUDIK” untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama orang tua dan anggota keluarga lainnya. Hal ini menyebabkan migrasi besar-besaran yang menyedot semua sumber daya transportasi di Indonesia. Kemacetan lalu lintas dan penundaan angkutan umum biasa terjadi pada Hari Raya Idul Fitri yang terkadang menjadi momen yang di tunggu-tunggu sehingga menjadi cerita tersendiri. “Rasanya kalo mudik gak macet gak seru” itu pendapat kawan-kawan saya perantauan yang kerja di Jakarta
Beberapa hidangan atau kuliner yang paling umum di meja makan saat Hari Raya Idul Fitri adalah ketupat, rendang, lontong, Sirup (ABC &Marjan), juga Biskuit Khongguan. Ketupat adalah sejenis nasi yang bisa dibumbui dengan bumbu dan isi yang berbeda. Rendang adalah sajian kari daging sapi yang dikaramelkan. Selama hari raya, anggota keluarga akan berbagi cerita dan membicarakan usaha mereka di masa depan. Hari Raya Idul Fitri adalah saat yang sangat membahagiakan.
Hari Raya Idul Fitri adalah hari libur Indonesia yang merayakan akhir bulan Ramadhan, salah satu bulan tersuci bagi umat Islam. Hari Raya Idul Fitri juga dikenal dengan nama Lebaran. Lalu kapan libur Idul Fitri 2018

 

masbibit.com

“Pemerintah menerbitkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018,”

Keputusan libur nasional dan cuti bersama 2018 ditandatangani oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Dari kalender yang ditetapkan pemerintah, libur hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah jatuh pada 15-16 Juni 2018. Sedangkan cuti bersama Lebaran lebih panjang lagi jangka waktunya.

Pemerintah menetapkan tanggal 13, 14, 18, dan 19 Juni sebagai cuti bersama Idul Fitri 1439 H. Total ada 6 hari libur Idul Fitri. Biasanya libur Lebaran itu dimanfaatkan untuk mudik ke kampung halaman.

Untuk penetapan tanggal 1 Syawal mengikuti keputusan Kementrian agama Republik Indonesia

Paket Umroh Ramadhan 0813-8335-1234 (Telkomsel)